Rabu, 25 April 2012

Tujuh Rahasia Terbesar Dajjal #7


7. Dajjal Mengajak Manusia Untuk Menuhankan Ilmu Pengetahuan

- Di antara kesombongan yang ditiupkan Dajjal ke dalam hati manusia adalah menjadikan ilmu-ilmu yang mereka kuasai sebagai Tuhannya.
A. Dajjal Mengajarkan Manusia Meninggikan Ilmu Pengetahuan Dan Merendahkan Agama
- Dajjal dengan sombong mengatakan, "Bahkan kalian (manusia) dapat mencegah kematian dan datangnya kiamat ke atas bumi dengan kemampuan akal yang luar biasa!" Sungguh, mereka telah mengajarkan kepada umat sesatnya bahwa jika waktu berpihak kepada manusia, ilmu Tuhan pun akan dapat disejajarkan dengan ilmu mereka.
- Dajjal menghasut mereka agar durhaka kepada Allah SWT. Ia katakan dalam kampanyenya untuk menyesatkan manusia, "Justru Tuhan iri dengan kehebatan akal kalian yang telah diciptakan-Nya. Dia tidak memberikan ilmu lain kepada kalian selain apa yang diajarkan-Nya kepada Adam. Sebab, Dia menyesal telah menganugerahkan kecerdasan kepada keturunan Adam yang dapat menyaingi ilmu-Nya. Bukankah komputer yang kalian ciptakan sekarang sudah jauh lebih pintar dari penciptanya? seperti itulah perumpamaan antara Tuhan dan manusia ciptaan-Nya." Sekali lagi, sudah pasti hal ini adalah kedustaan besar yang Dajjal bisikan kepada pendengarnya.
B. Al-Qur'an Dan Hadist Sebagai Sumber Ilmu
- Al-Qur'anlah yang pertama kali menyebutkan teori peredaran tata surya dalam garis edar yang teratur. Sebagaimana firman Allah:
"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar didalam garis edarnya." (QS. Al-Anbiya: 33)
- Percayalah, missing link (penghubung yang hilang) dari teori Darwin tidak akan pernah ditemukan. Sebab manusia, baik orang mukmin maupun orang kafir, bukan berasal dari monyet.
C. Perseteruan Akal Dan Kalbu
- Dalam sejarah kelam gereja Katholik, Illuminati atau Luciferian dibantai karena mendurhakai keimanan Kristen dengan pengetahuan mereka.
- Ilmu pengetahuan bersumber dari ciptaan Allah yang ditunjukan agar manusia menyadari kebenaran dan keberadaan Allah yang Maha mengatur makhluk serta alam semesta.
- Salah satu contoh keajaiban ilmu Al-Qur'an adalah apa yang terjadi di Selat Gibraltar (selat yang memisahkan Samudra Atlantik dengan Laut Tengah). Para Ilmuwan modern saat ini, belum menemukan jawaban atas misteri diselat tersebut. Dimana, secara teoritis, ketika terjadi pertemuan arus hangat dan arus dingin, akan terjadi arus deras. Kemudian secara teoritis juga, jika terjadi percampuran dua arus, seharusnya ikan dan kadar garam keduanya akan bercampur satu sama lain. Teori tersebut, ternyata tidak terbukti di Gibraltar. Disana, tidak terjadi arus deras dan terjadi pemisahan kadar garam, ikan, serta biota laut lainnya. Bagian yang satu sangat asin, sedangkan yang satu tawar.
- Dalam sebuah penelitian, dengan menggunakan teknologi selam canggih, para peneliti menemukan bahwa diantara kedua selat, terdapat sebentuk penghalang yang tidak tampak sehingga ikan-ikan di kedua selat tidak dapat saling menyebrangi satu sama lain. Tidak hanya dari penyelaman dasar laut, penelitian fenomena aneh tersebut, juga dilakukan dari udara. Dimana, alat-alat suoer canggih mereka menangkap sebentuk sinyal gelombang yang membentang di atas selat hingga ke angkasa. Dari pencarian kitab-kitab suci agama Samawi (agama yang diturunkan melalui Nabi dan Rasul) dan literatur-loteratur ilmu yang ada, tidak ada satu pun yang dapat menjelaskan keanehan tersebut. Bahkan, menyebutkan saja tidak. Satu-satunya referensi yang menyinggung fenomena tersebut hanyalah Al-Qur'an Al-Karim.
Allah SWT berfirman: "Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudia bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan." (QS. Ar-Rahman: 19-22)
D. Umat Dajjal Telah Melampaui Batas
- Manusia yang merasa memiliki cukup ilmu, kerap menuhankan kecerdasannya dalam menciptakan sesuatu.
E. Negeri Tanpa Ilmu
- Jika para pemimpin tidak bersegera untuk berhijrah kepada petunjuk sunnah, percayalah, negeri yang dipimpinnya akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk Dajjalis.
- Jika orang hanya memliki kecerdasan akal tanpa dilengkapi spiritual atau keimanan, yang terjadi adalah pengingkaran terhadap agama.
- penyusupan ayat yang dilakukan manusia hanya untuk mengatasi situasi yang berkembang pada saat itu dan periode jangka pendek. Contohnya sebagai berikut:
1. Kitab Talmud Yahudi. Dimana pada bagian-bagian awal dahulu, dan Nasrani. Tetapi, dalam perkembangannya, para Rabi (pendeta) mengubah sedikit isi Talmud agar terkesan toleran dan bersahabat dengan orang Nasrani. Tujuannya, mencari sekutu untuk menghancurkan Islam.
2. Kitab Perjanjian. Banhyak sekali campur tangan manusia dalam kitab tersebut. Di antaranya:
~ Semula Yesus mengatakan bahwa ajaran yang dibawanya hanya untuk kalangan Yahudi. Namjun, atas campur tangan Paulus, agama Yesus dibawa keluar untuk kalangan non-Yahudi.
~ Campur tangan zionis pada kitab Bible Scoffield. Di dalamnya berisai banyak catatan kaki untuk membela kepentingan Yahudi dan berdirinya negara Israel.
~ Penemuan Injil-injil kuno yang dahulu diharamkan oleh Konstantin dan gereja Paulus, banyak mengisahkan wahyu, perkataan, dan perbuatan Yesus yang saling bertentangan dengan keempat injil yang ada sekarang.
~ Penemuan osuarium (peti mati) Yesus dan keluarganya. Apabila benar maka membalikkan pemahaman umat Nasrani selama ribuan tahun yang menyakini bahwa Yesus telah bangkit dan naik ke surga.
~ Pengurangan ayat dari Bibel yang dilakukan oleh umat Protestan sebagai bentuk pemberontakannya terhadap pengaruh kekuasaan gereja Katholik.
~ Koreksi Vatikan atas Injil Lukas mengenai kepelacuran Maria Magdalena.

- Contoh lain yang telah terbukti dengan perhitungan matematis adalah kecepatan tercepat di jagad raya. US National Bureau Of Standards (Biro Standar Nasional AS) dan The British National Physical Laboratory (Laboratorium Fisiki Nasioanal Inggris) merumuskan bahwa kecepatan tercepat adalah 299792,5 km/det. Untuk membuktikan kebenarannya, seorang ilmuwan, bernama Dr. Mansour Hasseb El-Naby, melakukan perhiyungan untuk mengujinya dengan mendasarkan pada sebuah surat:
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (QS. As-Sajdah: 5)
Seribu tahun adalah sama dengan 12000 bulan. Lalu, Dr. Mansour melakukan perhitungan matematis dengan rumus: C = 12000 x Ve x Cos a x T/t. Secara rinci, dari hasil sebuah perhitungan didapatkan bahwa C = 12000 x 3682,07 x 0,89157 x 655,71986/86164,09. Diperolehlah sebuah angka 2999792,5 km/det. Subhanallah.
Perhitungan versi Al-Qur'an, sama persis dengan perhitungan sains modern. Sekali lagi, ilmu pengetahuan diperuntukkan untuk menegaskan kebenaran firman Allah.
F. Ilmu Pengetahuan dan Kiamat
- Dajjalis menghasut umatnya untuk berlomba-lomba mencari jalan demi mencurangi kematian dan kiamat. Kepada mereka dikatakan, "Kiamat itu tidak lebih dari bencana alam biasa."
- Persenjataan mutakhir manusia telah bersiap-siap untuk menghancurleburkan benda-benda angkasa yang mendekati bumi. Namun, belum tersedia teknologi yang memadai untuk menangkal gempa bumi, ledakan vulkanik, dan kenaikan volume air laut. Atas dasar inilah, kemudian sekelompok orang yang dibiayai oleh petinggi-petinggi Freemason, membangun sebuah proyek besar untuk menghindari kiamat. Proyek itu bernama Alliance To Rescue Civilization (Aliansi Ruang Peradaban). Dengan dukungan dana yang besar, mereka membangun bersama pesawat ruang angkasa yang akan diterbangkan tepat sebelum kehancuran bumi pada tahun 2012. Alangkah naifnya pemikiran tersebut. Ke mana mereka akan melarikan diri dan hidup? Sebab, ke mana pun mereka pergi, akan tetap binasa.
- Hendaknya manusia tidak berbangga-bangga dan sombong dengan ilmu yang dimilikinya. Sebab, apa yang diperolehnya semata-mata adalah pemberian-Nya.

* "Dengan iman, kecerdasan manusia dapat dibentengi dengan benar sehingga manusia tidak menjadi takabur dan sombong terhadap ilmu Allah."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar