-
Di antara kesombongan yang ditiupkan Dajjal ke dalam hati manusia
adalah menjadikan ilmu-ilmu yang mereka kuasai sebagai Tuhannya.
A. Dajjal Mengajarkan Manusia Meninggikan Ilmu Pengetahuan Dan Merendahkan Agama
-
Dajjal dengan sombong mengatakan, "Bahkan kalian (manusia) dapat
mencegah kematian dan datangnya kiamat ke atas bumi dengan kemampuan
akal yang luar biasa!" Sungguh, mereka telah mengajarkan kepada umat
sesatnya bahwa jika waktu berpihak kepada manusia, ilmu Tuhan pun akan
dapat disejajarkan dengan ilmu mereka.
- Dajjal menghasut
mereka agar durhaka kepada Allah SWT. Ia katakan dalam kampanyenya untuk
menyesatkan manusia, "Justru Tuhan iri dengan kehebatan akal kalian
yang telah diciptakan-Nya. Dia tidak memberikan ilmu lain kepada kalian
selain apa yang diajarkan-Nya kepada Adam. Sebab, Dia menyesal telah
menganugerahkan kecerdasan kepada keturunan Adam yang dapat menyaingi
ilmu-Nya. Bukankah komputer yang kalian ciptakan sekarang sudah jauh
lebih pintar dari penciptanya? seperti itulah perumpamaan antara Tuhan
dan manusia ciptaan-Nya." Sekali lagi, sudah pasti hal ini adalah
kedustaan besar yang Dajjal bisikan kepada pendengarnya.
B. Al-Qur'an Dan Hadist Sebagai Sumber Ilmu
- Al-Qur'anlah yang pertama kali menyebutkan teori peredaran tata surya dalam garis edar yang teratur. Sebagaimana firman Allah:
"Dan
Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing dari keduanya itu beredar didalam garis edarnya." (QS. Al-Anbiya: 33)
- Percayalah, missing link (penghubung
yang hilang) dari teori Darwin tidak akan pernah ditemukan. Sebab
manusia, baik orang mukmin maupun orang kafir, bukan berasal dari
monyet.
C. Perseteruan Akal Dan Kalbu
- Dalam
sejarah kelam gereja Katholik, Illuminati atau Luciferian dibantai
karena mendurhakai keimanan Kristen dengan pengetahuan mereka.
-
Ilmu pengetahuan bersumber dari ciptaan Allah yang ditunjukan agar
manusia menyadari kebenaran dan keberadaan Allah yang Maha mengatur
makhluk serta alam semesta.
- Salah satu contoh keajaiban ilmu
Al-Qur'an adalah apa yang terjadi di Selat Gibraltar (selat yang
memisahkan Samudra Atlantik dengan Laut Tengah). Para Ilmuwan modern
saat ini, belum menemukan jawaban atas misteri diselat tersebut. Dimana,
secara teoritis, ketika terjadi pertemuan arus hangat dan arus dingin,
akan terjadi arus deras. Kemudian secara teoritis juga, jika terjadi
percampuran dua arus, seharusnya ikan dan kadar garam keduanya akan
bercampur satu sama lain. Teori tersebut, ternyata tidak terbukti di
Gibraltar. Disana, tidak terjadi arus deras dan terjadi pemisahan kadar
garam, ikan, serta biota laut lainnya. Bagian yang satu sangat asin,
sedangkan yang satu tawar.
- Dalam sebuah penelitian, dengan
menggunakan teknologi selam canggih, para peneliti menemukan bahwa
diantara kedua selat, terdapat sebentuk penghalang yang tidak tampak
sehingga ikan-ikan di kedua selat tidak dapat saling menyebrangi satu
sama lain. Tidak hanya dari penyelaman dasar laut, penelitian fenomena
aneh tersebut, juga dilakukan dari udara. Dimana, alat-alat suoer
canggih mereka menangkap sebentuk sinyal gelombang yang membentang di
atas selat hingga ke angkasa. Dari pencarian kitab-kitab suci agama
Samawi (agama yang diturunkan melalui Nabi dan Rasul) dan
literatur-loteratur ilmu yang ada, tidak ada satu pun yang dapat
menjelaskan keanehan tersebut. Bahkan, menyebutkan saja tidak.
Satu-satunya referensi yang menyinggung fenomena tersebut hanyalah
Al-Qur'an Al-Karim.
Allah SWT berfirman: "Dia membiarkan dua
lautan mengalir yang keduanya kemudia bertemu. Antara keduanya ada batas
yang tidak dilampaui masing-masing. maka nikmat Tuhan kamu yang manakah
yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan." (QS.
Ar-Rahman: 19-22)
D. Umat Dajjal Telah Melampaui Batas
- Manusia yang merasa memiliki cukup ilmu, kerap menuhankan kecerdasannya dalam menciptakan sesuatu.
E. Negeri Tanpa Ilmu
-
Jika para pemimpin tidak bersegera untuk berhijrah kepada petunjuk
sunnah, percayalah, negeri yang dipimpinnya akan membuka pintu
selebar-lebarnya untuk Dajjalis.
- Jika orang hanya memliki
kecerdasan akal tanpa dilengkapi spiritual atau keimanan, yang terjadi
adalah pengingkaran terhadap agama.
- penyusupan ayat yang
dilakukan manusia hanya untuk mengatasi situasi yang berkembang pada
saat itu dan periode jangka pendek. Contohnya sebagai berikut:
1. Kitab Talmud Yahudi. Dimana
pada bagian-bagian awal dahulu, dan Nasrani. Tetapi, dalam
perkembangannya, para Rabi (pendeta) mengubah sedikit isi Talmud agar
terkesan toleran dan bersahabat dengan orang Nasrani. Tujuannya, mencari
sekutu untuk menghancurkan Islam.
2. Kitab Perjanjian. Banhyak sekali campur tangan manusia dalam kitab tersebut. Di antaranya:
~
Semula Yesus mengatakan bahwa ajaran yang dibawanya hanya untuk
kalangan Yahudi. Namjun, atas campur tangan Paulus, agama Yesus dibawa
keluar untuk kalangan non-Yahudi.
~ Campur tangan zionis pada
kitab Bible Scoffield. Di dalamnya berisai banyak catatan kaki untuk
membela kepentingan Yahudi dan berdirinya negara Israel.
~
Penemuan Injil-injil kuno yang dahulu diharamkan oleh Konstantin dan
gereja Paulus, banyak mengisahkan wahyu, perkataan, dan perbuatan Yesus
yang saling bertentangan dengan keempat injil yang ada sekarang.
~ Penemuan osuarium (peti
mati) Yesus dan keluarganya. Apabila benar maka membalikkan pemahaman
umat Nasrani selama ribuan tahun yang menyakini bahwa Yesus telah
bangkit dan naik ke surga.
~ Pengurangan ayat dari Bibel yang
dilakukan oleh umat Protestan sebagai bentuk pemberontakannya terhadap
pengaruh kekuasaan gereja Katholik.
~ Koreksi Vatikan atas Injil Lukas mengenai kepelacuran Maria Magdalena.
-
Contoh lain yang telah terbukti dengan perhitungan matematis adalah
kecepatan tercepat di jagad raya. US National Bureau Of Standards (Biro
Standar Nasional AS) dan The British National Physical Laboratory
(Laboratorium Fisiki Nasioanal Inggris) merumuskan bahwa kecepatan
tercepat adalah 299792,5 km/det. Untuk membuktikan kebenarannya, seorang
ilmuwan, bernama Dr. Mansour Hasseb El-Naby, melakukan perhiyungan
untuk mengujinya dengan mendasarkan pada sebuah surat:
"Dia
mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut
perhitunganmu." (QS. As-Sajdah: 5)
Seribu
tahun adalah sama dengan 12000 bulan. Lalu, Dr. Mansour melakukan
perhitungan matematis dengan rumus: C = 12000 x Ve x Cos a x T/t. Secara
rinci, dari hasil sebuah perhitungan didapatkan bahwa C = 12000 x
3682,07 x 0,89157 x 655,71986/86164,09. Diperolehlah sebuah angka
2999792,5 km/det. Subhanallah.
Perhitungan
versi Al-Qur'an, sama persis dengan perhitungan sains modern. Sekali
lagi, ilmu pengetahuan diperuntukkan untuk menegaskan kebenaran firman
Allah.
F. Ilmu Pengetahuan dan Kiamat
- Dajjalis
menghasut umatnya untuk berlomba-lomba mencari jalan demi mencurangi
kematian dan kiamat. Kepada mereka dikatakan, "Kiamat itu tidak lebih
dari bencana alam biasa."
- Persenjataan mutakhir manusia
telah bersiap-siap untuk menghancurleburkan benda-benda angkasa yang
mendekati bumi. Namun, belum tersedia teknologi yang memadai untuk
menangkal gempa bumi, ledakan vulkanik, dan kenaikan volume air laut.
Atas dasar inilah, kemudian sekelompok orang yang dibiayai oleh
petinggi-petinggi Freemason, membangun sebuah proyek besar untuk
menghindari kiamat. Proyek itu bernama Alliance To Rescue Civilization (Aliansi
Ruang Peradaban). Dengan dukungan dana yang besar, mereka membangun
bersama pesawat ruang angkasa yang akan diterbangkan tepat sebelum
kehancuran bumi pada tahun 2012. Alangkah naifnya pemikiran tersebut. Ke
mana mereka akan melarikan diri dan hidup? Sebab, ke mana pun mereka
pergi, akan tetap binasa.
- Hendaknya manusia tidak
berbangga-bangga dan sombong dengan ilmu yang dimilikinya. Sebab, apa
yang diperolehnya semata-mata adalah pemberian-Nya.
*
"Dengan iman, kecerdasan manusia dapat dibentengi dengan benar sehingga
manusia tidak menjadi takabur dan sombong terhadap ilmu Allah."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar